Luhut dan Erick Thohir Terseret Bisnis Tes PCR, Refrizal: Mundurlah Bila Kau Masih Ada Etika

Polemik keterlibatan sejumlah pejabat negara di dalam permainan bisnis tes PCR kian disorot publik.

Kini, publik telah mengantongi daftar nama menteri jajaran kabinet presiden Jokowi yang dituding terseret dalam permainan bisnis tes PCR.

Adapun nama-nama menteri yang ramai diperbicangkan publik, yakni Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Isu para pejabat negara ikut bermain dalam bisnis tes PCR selama masa pandemi mengundang Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Refrizal buka suara.

Dalam cuitan akun Twitter pribadinya @refrizalskb memberikan tamparan keras kepada para menteri yang juga pengusaha.

Padahal, rakyat tengah dilanda kesulitan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Teganya KAU sebagai Menteri BERBISNIS PCR pada RAKYAT yg lagi KESULITAN," ujar Refrizal, seperti dikutip SeputarTangsel.Com dari cuitan akun Twitter pribadinya pada Rabu, 3 November 2021.

Dia pun menyorot keuntungan besar yang bisa diraup oleh para oknum bisnis tes PCR tersebut.

Lantas Refrizal tak segan meminta oknum menteri yang terlibat bisnis tes PCR itu untuk segera mundur dari jabatan apabila masih memiliki etika.

"MUNDURLAH..!!! Bila KAU masih ada ETIKA," ujar Refrizal.

Seperti dikutip dari Antara, kritikan terhadap menteri Jokowi yang dituding bermain bisnis tes PCR juga dilayangkan oleh Anggota DPR RI Mulyanto.

Mulyanto secara vokal mendesak Jokowi untuk tidak bungkam dalam menyikapi persoalan tersebut.

"Presiden jangan membiarkan isu ini berkembang berlarut-larut," kata Mulyanto.

Sebab, apabila Jokowi tidak segera mengambil tindakan tegas, maka dikhawatirkan akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

"Membangun kepercayaan publik itu 'kan tidak mudah," ujar Mulyanto.

Lebih lanjut, dia menuturkan apabila para pejabat negara memiliki konflik kepentingan dan ikut berpartisipasi dalam bisnis Covid-19, maka persoalan pandemi di negeri ini akan sulit untuk diselesaikan dengan cepat.

"Presiden harus mengambil tindakan tegas soal ini," kata Mulyanto.

Sedangkan, baik kementerian BUMN maupun Kemenko Marves pun telah membantah adanya keterlibatan menterinya dalam bisnis tes PCR itu.

Di sisi lain, cuitan refrizal telah mendapatkan komentar dari Netizen.

"Klo msh ada urat malu mundur alon alon atau dimundurin,Asem tenan," tulis @Budionotaslim3.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama